Kamis, 22 November 2012


Vitamin C dari Makanan Cegah Katarak
Katarak merupakan kekeruhan pada lensa mata yang bisa menyebabkan kebutaan. Kekeruhan ini merupakan proses yang wajar seiring dengan pertambahan usia. Walau bisa diobati dengan operasi namun katarak bisa dicegah.
Beberapa penelitian menemukan orang yang memiliki kadar antioksidan tinggi dalam tubuhnya, termasuk vitamin C, risikonya untuk menderita katarak lebih rendah.

Akan tetapi kebanyakan penelitian itu dilakukan pada populasi penduduk di negara Barat. Karena itu para peneliti mencoba melakukan penelitian dengan melibatkan responden dari negara berkembang seperti India di mana angka kecukupan vitamin C-nya masih rendah dan prevalensi kataraknya cukup tinggi.

Untuk penelitian ini, para peneliti mengevaluasi lebih dari 5.600 orang dewasa di India yang berusia di atas 60 tahun. Para responden diwawancara mengenai pola makan dan gaya hidup serta mengambil contoh darah untuk mengukur kadar vitamin C dalam tubuh.

Secara umum, hampir 73 persen partisipan studi menderita katarak. Tetapi orang yang memiliki kadar vitamin C cukup tinggi, risikonya berkurang hingga 39 persen dibanding dengan orang yang kekurangan vitamin.

Dalam penelitian itu hampir sebagian besar responden kekurangan vitamin C, bahkan hampir 30 persen memiliki konsentrasi vitamin C di bawah batas bawah deteksi (kurang dari 2 mikromoles per liter). Padahal di bawah 11 mikromoles per liter sudah tergolong defisiensi vitamin C.

Hasil penelitian ini dimuat dalam jurnal Ophtalmology. Tetapi tidak disimpulkan bahwa kecukupan vitamin C akan mencegah katarak.

Meski begitu, peneliti senior Astrid Fletcher, mengatakan vitamin C adalah antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari radikal bebas.

"Penelitian di laboratorium pada hewan menunjukkan vitamin C punya peran penting untuk melindungi lensa mata dari stres oksidatif," katanya.

Mata, menurut dia, sangat rentan pada stres oksidatif. "Cahaya sangat penting untuk penglihatan tapi cahaya juga sangat merusak. Lensa mata menyerap radiasi ultarviolet, sumber utama stres oksidatif," paparnya.

Beberapa penelitian yang dilakukan di negara maju tidak menunjukkan hasil yang sama dengan di India. Fletcher berpendapat halitu karena orang dari negara maju memiliki status gizi yang baik sehingga tambahan dosis vitamin dari suplemen tidak cukup membantu.

"Vitamin C larut dalam air sehingga kelebihannya dengan mudah dikeluarkan. Selain itu mengonsumsi suplemen vitamin sulit menyamai efek vitamin dari makanan," katanya.

Makanan yang sarat vitamin C antara lain buah-buahan berwarna, kiwi, stroberi, brokoli, juga tomat.

Sumber : FOXNews, kompas.com

WANITA yang secara teratur minum teh hijau cenderung memiliki risiko lebih rendah terkena kanker usus besar, perut dan tenggorokan. Demikian hasil sebuah studi ilmuwan Kanada terhadap 69.000 wanita China selama lebih dari satu dekade.
Para peneliti menemukan bahwa responden yang minum teh hijau setidaknya tiga kali dalam seminggu, memiliki risiko 14 persen lebih rendah terkena kanker sistem pencernaan. 
"Dalam studi besar ini, konsumsi teh dipertalikan dengan berkurangnya risiko kolorektal dan kanker perut esophageal pada wanita," kata Wei Zheng, pemimpin studi yang juga mengepalai bidang epidemiologi di Vanderbilt University school of Medicine di Nashville.
Dalam penelitian yang hasilnya diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition ini, peneliti mengumpulkan informasi tentang pola makan, kebiasaan berolahraga, dan perubahan berat badan, serta sejarah medis responden.
Untuk studi ini, dia dan rekan-rekannya menggunakan data dari 69.000 wanita China. Tercatat, 19.000 di antara responden biasa meminum teh hijau lebih dari tiga kali seminggu.
Dr Zheng mengatakan, meskipun hasil studi tidak dapat membuktikan penyebab dan efek langsung teh hijau, namun dia menekankan bukti kuat dari laboratorium penelitian bahwa teh hijau berpotensi melawan kanker.

Katarak merupakan kekeruhan pada lensa mata yang bisa menyebabkan kebutaan. Kekeruhan ini merupakan proses yang wajar seiring dengan pertambahan usia. Walau bisa diobati dengan operasi namun katarak bisa dicegah.

Beberapa penelitian menemukan orang yang memiliki kadar antioksidan tinggi dalam tubuhnya, termasuk vitamin C, risikonya untuk menderita katarak lebih rendah.

Akan tetapi kebanyakan penelitian itu dilakukan pada populasi penduduk di negara Barat. Karena itu para peneliti mencoba melakukan penelitian dengan melibatkan responden dari negara berkembang seperti India di mana angka kecukupan vitamin C-nya masih rendah dan prevalensi kataraknya cukup tinggi.

Untuk penelitian ini, para peneliti mengevaluasi lebih dari 5.600 orang dewasa di India yang berusia di atas 60 tahun. Para responden diwawancara mengenai pola makan dan gaya hidup serta mengambil contoh darah untuk mengukur kadar vitamin C dalam tubuh.

Secara umum, hampir 73 persen partisipan studi menderita katarak. Tetapi orang yang memiliki kadar vitamin C cukup tinggi, risikonya berkurang hingga 39 persen dibanding dengan orang yang kekurangan vitamin.

Dalam penelitian itu hampir sebagian besar responden kekurangan vitamin C, bahkan hampir 30 persen memiliki konsentrasi vitamin C di bawah batas bawah deteksi (kurang dari 2 mikromoles per liter). Padahal di bawah 11 mikromoles per liter sudah tergolong defisiensi vitamin C.

Hasil penelitian ini dimuat dalam jurnal Ophtalmology. Tetapi tidak disimpulkan bahwa kecukupan vitamin C akan mencegah katarak.

Meski begitu, peneliti senior Astrid Fletcher, mengatakan vitamin C adalah antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari radikal bebas.

"Penelitian di laboratorium pada hewan menunjukkan vitamin C punya peran penting untuk melindungi lensa mata dari stres oksidatif," katanya.

Mata, menurut dia, sangat rentan pada stres oksidatif. "Cahaya sangat penting untuk penglihatan tapi cahaya juga sangat merusak. Lensa mata menyerap radiasi ultarviolet, sumber utama stres oksidatif," paparnya.

Beberapa penelitian yang dilakukan di negara maju tidak menunjukkan hasil yang sama dengan di India. Fletcher berpendapat halitu karena orang dari negara maju memiliki status gizi yang baik sehingga tambahan dosis vitamin dari suplemen tidak cukup membantu.

"Vitamin C larut dalam air sehingga kelebihannya dengan mudah dikeluarkan. Selain itu mengonsumsi suplemen vitamin sulit menyamai efek vitamin dari makanan," katanya.

Makanan yang sarat vitamin C antara lain buah-buahan berwarna, kiwi, stroberi, brokoli, juga tomat.

Sumber : FOXNews, kompas.com
Katarak merupakan kekeruhan pada lensa mata yang bisa menyebabkan kebutaan. Kekeruhan ini merupakan proses yang wajar seiring dengan pertambahan usia. Walau bisa diobati dengan operasi namun katarak bisa dicegah.




Petai, Si Bau dengan Segudang Gizi

BAGI sebagian orang, memakan berbagai hasil olahan dari petai seperti sambal petai, ayam petai, dan lainnya memberikan kenikmatan tersendiri. Namun, banyak juga orang yang tidak suka petai karena dapat menimbulkan aroma yang kurang sedap.
image
Petai memiliki komponen yang mudah menguap seperti 1,2,4-trithiolane, 1,3,5-trithiane, dan 3,5-dimetil-1,2,4-tritiolane. Zat hidrogen sulfida dan etanol juga ditemukan dalam petai. Komponen-komponen itulah yang menyebabkan petai memiliki aroma khas tersebut.
Meski meninggalkan aroma tidak sedap bagi yang mengonsumsinya, petai juga memiliki berbagai manfaat yang terkandung dari komponen gula, serat, tripotan, vitamin B6, besi, kalium, dan antasida. Komponen tersebut berfungsi sebagai anti kanker, pemulihan depresi, tekanan darah, diabetes, kegemukan, dan sindrom pramenstruasi.
Tidak hanya itu, kandungan senyawa antibakteri dan anti jamur berupa polisulfida siklis memberikan efek anti bakteri dan anti jamur yang bermanfaat bagi ginjal, ureter dan kandung kemih.
Perlu diingat, biarpun memiliki banyak gizi dan manfaat, mengonsumsi petai dalam jumlah yang terlalu banyak dapat memberi efek negatif pada tubuh akibat tingginya kandungan asam amino yang terdapat pada petai. Bila berlebihan, asam amino dapat mengakibatkan kerusakan ginjal.
Petai juga mengandung asam jengkolik yang ditemukan pada jengkol yang dapat memblokir tubula uriner dan menyebabkan rasa sakit, haematuria, bahkan hingga kematian apabila terlalu banyak dikonsumsi secara sekaligus.


Inilah 10 Hasil Penelitian Soal Kanker Payudara Yang Belum Banyak Diketahui

Inilah Hasil Penelitian Soal Kanker Payudara Yang Belum Banyak Diketahui. Kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi kedua pada wanita setelah kanker paru-paru dan kanker kedua yang paling banyak ditemukan pada wanita setelah kanker kulit.
Tapi anehnya menurut American Cancer Society, semakin sering dipelajari, angka kejadian kasus kanker ini justru meningkat tajam.

Tahun ini saja diperkirakan ada 226.870 kasus kanker payudara baru yang terjadi pada wanita dan 2.190 kasus pada pria.

Namun berbagai studi tentang kanker ini memang diperlukan untuk membantu mencari solusi bagi penderita kanker sekaligus menemukan metode pencegahan yang tepat agar kanker ini tak semakin merajalela.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa hasil studi terbaru tentang kanker payudara pada tahun 2012 yang belum banyak diketahui orang seperti dilansir dari huffingtonpost :

1. Kanker payudara terdiri atas 4 kelas utama
Berdasarkan hasil analisis gen besar-besaran yang baru saja dipublikasikan pada bulan September dalam jurnal Nature menunjukkan bahwa terdapat empat kelas utama kanker payudara.

"Kami selangkah lebih maju dalam memahami asal-usul genetik dari keempat subtipe kanker payudara. Jadi sekarang kami dapat menginvestigasi obat mana yang terbaik bagi setiap pasien berdasarkan profil genetik tumor mereka," ungkap peneliti Matthew Ellis, M.B., B.Chir., Ph.D dari Washington University School of Medicine dan Siteman Cancer Center.

2. Pria penderita kanker payudara lebih menderita
Pria memang berpeluang lebih kecil untuk terserang kanker payudara daripada wanita tapi ketika mereka mengalaminya, biasanya kondisinya jauh lebih parah dan lebih mematikan. Hal ini diungkap sebuah studi yang dipresentasikan awal tahun di pertemuan American Society of Breast Surgeons.

Pria yang didiagnosis menderita kanker payudara pun rata-rata hanya bisa bertahan hidup dua tahun lebih sedikit daripada penderita wanita. Selain itu kanker mereka juga lebih cepat menyebar, tumornya lebih besar ketika ditemukan dan terdeteksi lebih lambat.

3. Cadmium meningkatkan risiko kanker payudara
Logam beracun cadmium yang bisa ditemukan pada sejumlah makanan seperti kerang, sayuran yang berasal dari akar seperti kentang dan ketela, jeroan dan sereal ternyata dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Hasil studi yang digelar pada bulan Maret ini telah dipublikasikan dalam jurnal Cancer Research.

Dalam studi yang melibatkan 56.000 wanita ini peneliti menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi cadmium terbanyak memiliki risiko kanker payudara 21 persen lebih tinggi daripada partisipan yang makan makanan ber-cadmium paling sedikit.

4. Risiko kanker payudara juga bisa dipengaruhi jam tidur
Menurut sebuah studi yang ditampilkan dalam jurnal Breast Cancer Research and Treatment, tidur kurang dari 6 jam juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara kambuhan pada pasien pasca menopause. Meski begitu, relevansi studi ini tak dapat dibuktikan pada pasien kanker pra-menopause.

"Temuan itu menunjukkan bahwa kurang tidur bisa saja menyebabkan tumor menjadi lebih agresif tapi kami mengakui studi lanjutan perlu dilakukan untuk memastikan temuan ini dan memahami alasan di balik relevansi tersebut," ujar peneliti Cheryl Thompson, Ph.D.

5. Virus cacar air berpotensi menjadi pengobatan baru
Virus cacar air tampaknya berpotensi sebagai pengobatan baru bagi salah satu bentuk kanker payudara yang paling sulit diobati yaitu triple-negative breast cancer (TNBC) karena tak merespons pengobatan hormonal atau kekebalan lainnya. Kesimpulan ini diperoleh setelah sejumlah peneliti melakukan percobaan terhadap tikus.

"Dilihat dari patologinya, kami dapat melihat setidaknya 60 persen tumornya benar-benar mengalami penurunan dan 40 persen lainnya menunjukkan beberapa bagian sel tumor menunjukkan banyaknya nekrosis (indikator respons terhadap pengobatan) yang terjadi pada sel," terang peneliti Dr. Sepideh Gholami, M.D. dari Stanford University Medical Center.

6. Pekerja shift malam rentan terkena kanker payudara
Dua studi berbeda yang dilakukan tahun ini memunculkan satu kesimpulan bahwa pekerja shift malam rentan mengalami peningkatan risiko kanker payudara.

Salah satu studi yang dipublikasikan dalam jurnal Occupational and Environmental Medicine mengemukakan bahwa risiko kanker payudara meningkat pada wanita yang bekerja shift malam lebih dari dua kali seminggu.

Sedangkan studi kedua yang dipublikasikan dalam International Journal of Cancer menunjukkan bahwa risiko kanker payudara bisa mencapai 30 persen lebih tinggi pada wanita pekerja shift malam. Risikonya pun sangat jelas terlihat bagi wanita yang telah bekerja shift malam selama 4 tahun atau mereka yang bekerja shift malam kurang dari 3 malam perminggu.

7. Besar kecil payudara mempengaruhi risiko kankernya
Sebuah studi yang baru saja dipublikasikan dalam jurnal BMC Medical Genetics mengungkapkan bahwa gen yang membantu menentukan ukuran payudara wanita juga ada kaitannya dengan risiko kanker payudara.

Kesimpulan itu diperoleh setelah peneliti mengamati data genetik dari 16.000 wanita dan menemukan bahwa ada 7 variasi DNA (disebut single nucleotide polymorphisms/SNP) yang berperan untuk menentukan ukuran payudara wanita. Namun ternyata tiga dari 7 SNP tersebut diketahui berpengaruh terhadap risiko seseorang untuk terserang kanker payudara.

8. Olahraga bantu turunkan risiko kanker payudara
Olahraga dengan intensitas yang kecil saja sudah cukup membantu mengurangi risiko kanker payudara, meskipun sebenarnya semakin banyak Anda bergerak maka hasilnya akan semakin baik.

Studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of North Carolina, Chapel Hill dan dipublikasikan dalam jurnal Cancer ini menemukan bahwa wanita usia produktif maupun yang telah memasuki usia pasca menopause yang berolahraga paling banyak (sekitar 10-19 jam setiap minggunya) berpeluang untuk menurunkan risiko kanker payudaranya hingga 30 persen.

9. Bagi sejumlah wanita, diabetes tipe 2 dapat menaikkan risiko kanker payudara
Bagi wanita pasca menopause, mengidap diabetes tipe 2 juga berarti meningkatkan risiko kanker payudaranya.

"Di satu sisi, obesitas dapat memunculkan efek pada aktivitas hormon yang mempengaruhi pertumbuhan kanker, padahal kondisi ini juga seringkali dikaitkan dengan munculnya penyakit diabetes tipe 2. Selain itu sulit untuk menyepelekan fakta bahwa beberapa faktor yang berkaitan dengan diabetes juga mungkin terlibat dalam proses perkembangan tumor," tandas peneliti Peter Boyle, presiden International Prevention Research Institute.

10. Makin gendut, kanker payudaranya bakal makin parah
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer pada bulan Agustus, wanita yang kelebihan berat badan dan pernah menjalani pengobatan untuk kanker payudara justru berisiko lebih tinggi mengalami kekambuhan hingga kematian akibat kanker tersebut.

"Obesitas tampaknya mendorong risiko kekambuhan dan kematian akibat kanker payudara, bahkan pada wanita yang dinyatakan sehat saat didiagnosis atau telah menerima pengobatan terbaik seperti kemoterapi dan terapi hormon," ujar peneliti Dr. Joseph Sparano dari Montefiore Einstein Center for Cancer Care.

sumber: detik.com

Inilah Daftar Vitamin Yang Dibutuhkan Wanita.

Wanita hanya mengandalkan makanan yang kita asup setiap hari saja belum tentu kebutuhan vitamin dan mineral tercukupi. Terutama jika Anda hanya asal makan kenyang dan kurang memperhatikan asupan apa yang terkandung di dalamnya.


Untuk itu, baca info berikut. Inilah vitamin yang dibutuhkan oleh wanita sepanjang hidupnya.

Kalsium
Nutrisi ini sangat penting untuk pembentukan tulang dan regenerasi. Kecukupan kalsium di dalam tubuh dapat membantu mencegah terserang osteoporosis, disorientasi kepadatan tulang serta cacat pada tulang. Wanita berusia di bawah 24 tahun dianjurkan mengonsumsi kurang lebih 1200 mg kalsium per hari, sedangkan wanita berusia di atas 25 tahun dianjurkan mengonsumsi 800 mg kalsium saja per hari.

Zat Besi
Zat besi bermanfaat untuk membantu memperlancar siklus menstruasi. Dianjurkan untuk mengonsumsi 15 mg zat besi setiap harinya agar terhindar dari anemia, sakit kepala, cemas, dan pucat.

Zat besi ini bisa diperoleh dari aneka makanan seperti bayam, kacang-kacangan, daging serta ikan, dan makanan lainnya.

Asam Folat
Bukan hanya bayi saja yang membutuhkan asam folat, wanita dewasa juga membutuhkan setidaknya 400 mcg asam folat setiap hari. Asam folat penting semasa kehamilan terutama untuk mengurangi resiko keguguran dan bayi tidak berkembang, seperti dikutip dari Shine.com.

Vitamin D
Vitamin ini selain baik untuk tulang juga membantu mencegah wanita terserang kanker payudara dan kanker usus. Vitamin D juga sangat penting bagi sistem immune tubuh, sehingga mencegah tubuh mudah tumbang, mudah flu atau demam. Untuk wanita, jumlah asupan vitamin D yang disarankan adalah sejumlah 400 IU setiap harinya.

Vitamin C
Kaya akan antioksidan, vitamin C dapat membantu mencegah penyakit kanker, katarak, darah tinggi, stroke, jantung koroner dan penyakit jantung lainnya. Selain itu, mengonsumsi vitamin C secara rutin Anda dapat terjauh dari gusi berdarah, sariawan, kebotakan, dan rambut rontok.

Mulai sekarang, selalu perhatikan juga ya kandungan vitamin dan mineral apa saja yang Anda konsumsi setiap hari. Jangan sampai Anda hanya makan mengikuti nafsu makan, dan lupa memperhatikan manfaatnya untuk tubuh Anda.

sumber: vemale.com
Waspada! Gemuk Tiba-tiba Kurus? Ini Indikasi Diabetes!

Sebaiknya Anda waspada apabila dalam waktu singkat, Anda yang bertubuh gemuk tiba-tiba menjadi kurus. Mungkin, perubahan berat badan ini membuat Anda girang. Tapi, tunggu dulu! Perubahan drastis berat badan merupakan salah satu indikasi awal terkena penyakit diabetes mellitus.



Diabetes mellitus atau dikenal dengan nama penyakit kencing manis, merupakan gangguan metabolisme di dalam tubuh. Penyakit ini bisa disebabkan oleh sekresi hormon insulin atau defisiensi distribusi gula dalam tubuh. Atau, bisa disebabkan keduanya. Penyakit diabetes bisa dikarenakan faktor genetik atau keturunan yang dikenal sebagai diabetes tipe I, dan diabetes tipe II yang disebabkan faktor lingkungan dan gaya hidup.

"Misalnya Anda bertubuh gemuk lalu tiba-tiba kurus, pasti merasa senang. Padahal ini indikasi awal kena diabetes melitus. Begitu juga misalnya Anda jadi sering banyak minum dan kerap buang air kecil. Anda merasa ini menyehatkan tapi bisa jadi diabetes," ujar ahli endokrinologi dan Ketua Perkumpulan Ahli Endokrinologi Indonesia (Perkeni), Prof. Ahmad Rudijanto, Sp.PD-KEMD saat ditemui di Jakarta.

Indikasi-indikasi awal tentang penyakit diabetes ini kerap tidak disadari oleh masyarakat. Keterlambatan diagnosis pada pasien diabetes di seluruh dunia tertunda 5 - 10 tahun. Akibatnya, menurut Rudijanto, pasien diabetes terlambat mendapatkan perawatan dan pengobatan.

"Keterlambatan diagnosis bisa terjadi karena kesadaran awal masyarakat tentang pre diabetes masih rendah," ungkapnya.

Rudijanto menambahkan, karena keterlambatan ini maka pasien diabetes yang datang ke dokter sudah dalam kondisi komplikasi. Sehingga penanganannya pun ekstra. Untuk itu, deteksi diri sejak dini patut dilakukan.

Adapun cara dan antisipasinya ialah dengan menelaah apakah diri sendiri masuk dalam faktor resiko penderita diabetes melitus. Faktor risiko ini adalah kegemukan, faktor gaya hidup, keturunan, ibu melahirkan bayi dengan berat 4 kilogram lebih, dan memiliki hipertensi.

"Apabila Anda masuk dalam kelompok risiko tersebut, maka mulailah mengubah gaya hidup. Seperti mengatur jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh dan berolahraga 30 - 45 menit setiap hari sebagai penyeimbang," ujarnya.

sumber: kompas.com

MANFAAT SARAPAN PAGI

Fakta menunjukkan bahwa sebagian di antara Anda ada yang selalu mengawali hari dengan keadaan perut kosong. Ada yang mengklaim tidak punya cukup waktu untuk sarapan, ada pula yang berpikir bahwa kebiasaan makan pagi hanya akan membuat badan gemuk.
Mereka yang berpikir bahwa sarapan tidak penting justru keliru. Riset di Harvard University AS menunjukkan, orang yang teratur sarapan pagi memiliki kecenderungan hingga 50 persen tidak mengalami kegemukan ketimbang mereka yang melewatkan sarapan.

Nah, supaya Anda lebih paham manfaatnya, berikut adalah penjelasan mengapa  sarapan memberi kebaikan bagi tubuh serta tips bagaimana menjadikannya sebagai gaya hidup :

1.  Sarapan dapat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan.
Menunda sarapan membuat Anda sulit memperoleh asupan nutrisi dan vitamin yang direkomendasikan.  Menu sarapan seperti sereal dengan susu atau yogurt rendah lemak plus granula akan memberi cukup kalsium dan serat.

2.  Sarapan bisa menurunkan berat badan.
Ketika Anda beraktivitas dengan perut kosong, tubuh akan membakar kalori secara lambat. Menurut ahli nutrisi penulis buku The F-Factor Diet Tanya Zuckerbrot, R.D., sarapan pagi setelah perut kosong semalaman dapat meningkatkan metabolisme, yang artinya pembakaran kalori sepanjang hari menjadi lebih efisien.   Namun Zuckerbrot menekankan bahwa kunci dari semuanya adalah jenis makanan yang Anda konsumsi.  Makanan dengan kandungan karbohidrat sederhana seperti donat akan membuat glukosa melonjak, kemudian turun drastis.  Ini juga menyebabkan Anda merasa lapar pada jam 11-an.  

Cara yang lebih baik adalah konsumsilah jenis berkarbohidrat kompleks seperti oatmeal atau roti gandum murni. Makanan dengan kadar serat tinggi dan rendah gula akan dicerna dengan lambat, sehingga menyediakan energi yang konstan dan membuat Anda tdak cepat lapar.          

3.  Sarapan tingkatkan kemampuan otak. 
Riset para ahli dari Universitas Swansea Wales membuktikan bahwa pelajar yang selalu sarapan mencatat rata-rata skor 22 persen lebih tinggi ketimbang rekannya yang tidak sarapan. Ketika Anda bangun pagi,  sebagian besar energi  - dalam bentuk glukosa dan glikogen - telah habis terkuras oleh aktivitas sehari sebelumnya.  Menurut para ahli, glukosa adalah satu-satunya bahan bakar yang dibutuhkan otak. Tanpa glukosa yang cukup, Anda merasa lelah dan berkunang-kunang.

4.  Perlindungan terhadap sakit jantung.
Riset menunjukkan, wanita sehat yang melewatkan sarapan selama dua pekan memiliki kadar kolesterol buruk LDL lebih tinggi ketimbang mereka yang menyantap semangkuk sereal plus susu di pagi hari.  

Zuckerbrot menjelaskan, serat dapat mengikat kolesterol dan mempercepat eksresinya sebelum mencapai pembuluh arteri. Oleh sebab itu pula, penelitian 10 tahun yang dilakukan Harvard Nurses Health menyimpulkan bahwa asupan serat tinggi berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung hingga mencapai 50 persen.  

Tips sarapan sehat :

1. Sarapan sebaiknya mengandung sekurangnya 5 gram serat, satu hidangan kalsium (setara dengan segelas susu atau yogurt) plus protein dan lemak. Batasi asupan gula hingga 6 gram (satu sendok setara 4 gram).

2. Jika  tak ada waktu sarapan di rumah, Anda bisa membawa roti isi dan susu untuk dinikmati  di perjalanan atau pun setelah sampai di tempat kerja.

3. Telur dalah bahan makanan yang relatif praktis dan mudah disajikan. Kandungan nutrisi dalam telur yakni vitamin A, B2, B6, B12, zat besi, kalium, kalsium, dan zat lain, sangat diperlukan tubuh kita.

4. Supaya bervariasi, kita boleh mengonsumsi  buah favorit untuk kebutuhan vitamin bagi tubuh.  Jika ada waktu di malam hari, blenderlah buah dicampur yogurt atau susu dan simpanlah di di lemari es untuk dikonsumsi pagi harinya.

5. Bila Anda selalu tidak merasa lapar saat pagi hari, Zuckerbrot menyarankan agar Anda menghentikan makan setelah pukul 20.00 malam hari. Dalam dua atau tiga pekan ke depan, jam biologis nafsu makan Anda akan berubah.  Setiap bangun pagi hari, Anda akan merasa lapar.

Sumber : WebMD, kompas.com

Keistimewaan Air




Rabu, 21 November 2012



ARTIKEL ANATOMI TUMBUHAN

 

 

Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica) Penghasil Kapur Barus

Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica), penghasil kapur barus (kamper) ternyata termasuk salah satu tanaman langka. Pohon Kapur yang mampu menghasilkan kristal kapur barus dengan aroma khas ini menempati status keterancaman tertinggi yakni Critically Endangered (Kritis).
Pohon Kapur di Kalimantan disebut juga sebagai Ampadu, Amplang, Kapur, Kayatan, Keladan, Melampit, Mengkayat, Mohoi, Muri, dan Sintok. Di Sumatera selain disebut Kapur atau Barus tanaman ini dinamai Haburuan atau Kaberun.
Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini disebut sebagai Borneo Camphor, Camphor Tree, Malay camphor atau Indonesian Kapur. Sedangkan dalam bahasa latin (ilmiah) nama resminya adalah Dryobalanops aromatica yang bersinonim dengan Dryobalanops sumatrensis Kosterm., Laurus sumatrensis JF Gmel., Arbor camphorifera Rumph., Dipterocarpus Dryobalanops Steud., Dipterocarpus teres Steud, Dryobalanops camphora Colebr., Dryobalanops junghuhnii Becc., Dryobalanops vriesii Becc Correa., Pterigium teres, Shorea camphorifera Roxb.
Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica)
Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica)
Pohon kapur mempunyai ukuran yang besar dan tinggi. Diameter batangnya mencapai 70 cm bahkan 150 meter dengan tinggi pohon mencapai 60 meter. Kulit pohon berwarna coklat dan coklat kemerahan di daerah dalam. Pada batangnya akan mengeluarkan aroma kapur bila dipotong.
Daun Kapur tunggal dan berseling, memiliki stipula di sisi ketiak, dengan permukaan daun memngkilap, dan tulang daun sekunder menyirip sangat rapat dengan stipula berbentuk garis dan sangat mudah luruh. Bunga berukuran sedang, kelopak mempunyai ukuran sama besar, mempunyai mahkota bunga elips, mekar, putih berlilin, dan memiliki 30 benang sari. Pohon Kapur memiliki buah agak besar, mengkilap, dan bersayap sebanyak 5 helai.
Tanaman Kapur (Dryobalanops aromatica) tumbuh di hutan dipterocarp campuran hingga ketinggian 300 meter dpl. Persebaran tumbuhan langka ini mulai dari Indonesia (pulau Sumatera dan Kalimantan) dan Malaysia (Semenanjung Malaysia, Sabah, dan Serawak).
Tanaman Penghasil Kapur Barus atau Kamper.
Pohon Kapur atau Dryobalanops aromatica merupakan salah satu tanaman penghasil kapur barus atau kamper selain tumbuhan Cinnamomum camphora. Kapur barus dari pohon Kapur ini telah menjadi komoditi perdagangan internasional sejak abad ke-7 Masehi.
Untuk mendapatkan kristal kapur barus, dimulai dengan memilih, menebang, dan memotong-motong batang pohon Kapur (Dryobalanops aromatica). Potongan-potongan batang pohon Kapur kemudian dibelah untuk menemukan kristal-kristal kapur barus yang terdapat di dalam batangnya. Mungkin lantaran penebangan yang membabi buta kemudian pohon Kapur menjadi pohon yang langka.
Selain menghasilkan kamper, Pohon Kapur juga dapat dimanfaatkan kayunya sebagai bahan bangunan, perkapalan, dinding, dan lantai karena memiliki kualitas kayu yang cukup baik.
Pohon Kapur yang Langka dan Terancam Punah.
Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica) semakin sulit ditemukan di habitatnya. Pohon ini termasuk salah satu tanaman langka di Indonesia. Bahkan IUCN Redlist memasukkannya dalam status konservasi Critically Endangered atau Kritis. Status ini merupakan status keterancaman dengan tingkatan paling tinggi sebelum status punah.
Kelangkaan dan terancam punahnya spesies tanaman ini diakibatkan oleh penebangan yang membabi buta untuk mendapatkan kristal kapur barus di dalamnya. Padahal kandungan kampur dalam setiap pohon tidak sama, bahkan terkadang sangat kurang. Ancaman lainnya diakibatkan oleh kerusakan hutan dan kebakaran hutan.
Klasifikasi Ilmiah.
Kerajaan          : Plantae;
Filum                : Tracheophyta;
Kelas               : Magnoliopsida;
Ordo                : Theales;
Famili               : Dipterocarpaceae;
Genus               : Dryobalanops;
Spesies :Dryobalanops aromatica..



UJI LIPID (TES KELARUTAN)
TUJUAN
Tujuan dari Percobaan ini yaitu:
       Melakukan uji  kelarutan Lipid dalam berbagai macam pelarut

I.          DASAR TEORI

Lipid atau lemak merupakan 15% dari tubuh. Senyawa ini terutama terdiri atas hidrokarbon dan mempunyai afinitas yang kecil saja dengan air. Beraneka ragam molekul termasuk dalam kelompok lipid ini. Yang paling sederhana diantaranya adalah asam-asam lemak  Sebagian besar asam lemak adalah senyawa dengan rantai lurus yang mengandung atom C dalam jumlah genap. Asam lemak seluruhnya dibentuk oleh hidrokarbon, kecuali gugus asam yang berkutub atau polar pada salah satu ujungnya. Oleh karena salah satu ujung molekulnya bersifat polardan yang lain tidak, maka dikatakan bahwa asam lemak bersifat amfipatik.Asam-asam lemak yang merupakan bahan penyusun lemak dapat dilihat pada tabel berikut:

Rumus
Nama Trivial
Nama IUPAC
C11H23COOH
Asam Laurat
Asam Dodekanoat
C17H31COOH
Asam Linoleat
Asam 9,12-oktadekanoat
C17H29COOH
Asam Linolenat
Asam 9,12,15-oktadekanoat
C13H27COOH
Asam Miristat
Asam Tetradekanoat
C17H33COOH
Asam Oleat
Asam 9-oktadekanoat
C15H31COOH
Asam Palmitat
Asam Heksadekanoat
C17H35COOH
Asam Stearat
Asam oktadekanoat

Lemak adalah golongan senyawa hidrofobik yang sangat penting untuk penyimpanan bahan pembakaran, untuk membentuk struktur membran pembawa vitamin-vitamin yang larut dalam lemak, sebagai hormon dan sebagi pengemban oligisakarida. Sebagian besar sintesis asam-asam lemak berlangsung di sitoplasma sel-sel hati.
Berdasarkan fungsi dan strukturnya lipid dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
1.      Trigliserida (asam lemak)
Berfungsi sebagai sumber energi yang tersusun atas ester gliserol dari asam lemak (asam karboksliat suku tinggi). Trigliserida disebut juga lemak yang terdiri atas 2 jenis. Yaitu lemak yang tersusun atas asam lemak yang jenuh dan minyak yang tersusun atas asam  lemak tak jenuh. Lemak berbentuk padat sedangkan  minyak berwujud cair. Rumus umumnya adalah:
 
Dimana R, R’ dan R” dapat merupakan gugus yang sejenis atau berbeda, misalnya C17H33 atau C17H35 dan yang lainnya.
Reaksi antara lemak dan basa akan menghasilkan gliserol dan sabun yang dikenal dengan reaksi penyabunan (saponifikasi).
2.      Fospolipid
Fospolipid merupakan komponen utama pembentuk membran sel dan merupakan senyawa yang polar. Fospolipid merupakan ester dari gliserol yang mengandung ester asam posfat dengan rumus umum :
Dimana Gugus R” adalah kolin (disebut fosfatidilkolin), etanolamin (fosfatidil etanolamin), serin (fosfatidil serin), dan inositol (fosfatidil inositol).  Membran sel yang tersusun atas fospolipida merupakan senyawa polar dimana bagian luar adalah hidrofil sedangkan bagian dalam adalah hidrofob.
3.      Steroid
Steroid merupakan lipid yang berperan dalam proses-proses biologis dalam organisme hidup. Misalnya kolesterol, asam-asam empedu,  testoteron dan lain-lain.
Strukturnya adalah:
Steroid tidak mengandung komponen asam lemak ataupun gliserol dan tidak dapat mengalami penyabunan.

III. ALAT DAN BAHAN

a. Alat

No
Alat
Ukuran/Jumlah
1
Tabung reaksi
3
2
Pengaduk
1 buah
3
Sikat tabung reaksi
1 Buah
4
Penjepit tabung reaksi
1 buah
5
Gelas kimia
600 mL/1 buah
6
Botol semprot berisi aquadest
1 Buah
7
Neraca Analisis
1 Buah
8
Penangas
1 Buah
9
Gelas ukur
10m ml dan 25 mL / @ 1 buah

  
b. Bahan
No
Bahan
Jumlah
1
Minyak goreng
Secukupnya
2
Alkohol teknis
Secukupnya
3
Kloroform
Secukupnya
4
Aquadest
Secukupnya

 

IV.     PROSEDUR KERJA

1.      Menyediakan 3 buah tabung reaksi
2.      Mengisi tabung pertama dengan 5 mL air, tabung kedua dengan 5 mL alkohol dan tabung ketiga dengan 5 mL kloroform.
3.      Memasukkan 4 tetes minyak goreng ke dalam  tiap-tiap tabung dan mengocoknya
4.      Mengamati apakah terjadi pemisahan atau tidak pada semua larutan yang diamati

V.       HASIL PENGAMATAN

No.

Perlakuan

Hasil Pengamatan

1

-         5 mL air + 4 tetes minyak goreng dan dikocok

-         5 mL alkohol + 4 tetes minyak goreng dan dikocok


-         5 mL kloroform + 4 tetes minyak goreng dan dikocok
-         Larutan  terpisah jelas, minyak di lapisan atas, air dilapisan bawah
-         Larutan terpisah, minyak di lapisan bawah, alkohol di lapisan atas

-         Larutan terpisah, tetapi minyaknya menyatu di tengah

VI.     PEMBAHASAN

Ø  Pada Tabung Reaksi I :
Penambahan 5 mL air dengan 4 tetes minyak goreng, kemudian dikocok maka terlihat bahwa larutan tersebut terpisah menjadi dua yaitu minyak goreng berada berada pada bagian atas sedangkan air pada bagian bawahnya. Minyak/lipid berada pada bagian atas larutan karena massa jenis minyak lebih kecil daripada massa jenis air. Hal ini terjadi karena lipid (minyak goreng) merupakan  senyawa yang tidak larut dalam senyawa yang bersifat polar (senyawa polar) yaitu air, jadi lipid dapat larut dalam pelarut organik (senyawa non polar).
Ø  Pada Tabung Reaksi II :
Penambahan 5 mL alkohol dengan 4 tetes minyak goreng, kemudian dikocok, pada pengamatan ini terjadi pemisahan antara alkohol dengan minyak dimana alkohol berada pada bagian atas dan minyak pada bagian bawahnya. Minyak/lipid berada pada bagian bawah larutan karena massa jenis alkohol lebih kecil daripada massa jenis minyak.  Jadi alkohol juga merupakan pelarut polar sehingga lipid (minyak goreng) tidak dapat larut
Ø  Pada Tabung reaksi III :
Penambahan 5 mL kloroform dengan 4 tetes minyak goreng, kemudian dikocok, yang terjadi larutan terpisah, tetapi pada bagian tengah  larutan, tidak tejadi pemisahan (larut) dimana minyak goreng larut dalam pelarut kloroform. Hal ini terjadi karena kloroform merupakan pelarut yang bersifat non polar. Jadi minyak dapat larut dengan baik dalam pelarut kloroform.



VII.   KESIMPULAN

Dari percobaan ini didapatkan bahwa lipid merupakan senyawa yang tidak dapat larut dalam pelarut polar seperti air ataupun alkohol, jadi lipid hanya dapat larut dalam pelarut yang non polar (pelarut organik) seperti kloroform. 

VIII. DAFTAR PUSTAKA

Anshory, Irvan. 2003. Kimia SMU Untuk Kelas III. Jakarta: Erlangga
Ciptadi. 2003.  Penuntun Praktikum Biokimia. Palangka Raya: UNPAR.
Dorothy E Schumm. 1992. Alih Bahasa: Sadikin Mochtar. Intisari Biiokimia. Jakarta: Binarupa Aksara.
Vogel. 1990. Analisis Anorganik Kualitatif Makro dan Semimikro. Jakarta:  Kalman Media Pusaka
Sunarya, Yayan. 2003. Kimia Dasar II. Bandung: Alkemi Grafisindo       Press
Setiadi, Rahmat, dkk. 2001. Biokimia. Jakarta : Universitas Terbuka                 Indonesia
Poedjiadi, Anna. 1994. “Dasar-Dasar Biokimia”. Jakarta : UI-Press.